Jumat, 22 April 2016

BEBERAPA KRITERIA PENILAIAN KENARI DI PERLOMBAAN

 

Banyak yang belum paham tentang penilaian di perlombaan,Sehingga membuahkan pertanyaan "KENAPA PUNYA SAYA KALAH" Wajar saja.... karena mereka hanya tau burung nya bunyi gacor,panjang,dan berirama.Tetapi bukan hanya itu saja penilaian seorang juri.Supaya lebih tahu jelas nya mari kita simak artikel di bawah ini:

1. Penilaian  irama dan lagu
Hal ini adalah yang paling utama dalam penilaian. Irama dan lagu burung harus harmonis dan tidak sumbang. Burung peserta lomba harus mengeluarkan lagu unik dan menarik sesuai kriteria. Dalam menilai irama dan lagu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu sebagai berikut :
  • Aktif berkicau 
  • Memiliki tempo atau ketukan yang teratur dan serasi.
  • Memiliki variasi lagu yang baik sesuai kelad yang dilombakan.
Secara garis besar, kicauan burung yang baik adalah seperti kriteria di atas. Burung harus berkicau dan gacor dengan lagu  bervarias, dan tentunya enak didengarkan.
2. Penilaian  volume
Selain unsur irama dan lagu, juri juga memiliki penilaian terhadap kualitas suaranya. Burung yang rajin berkicau dengan berbagai macam isian akan lebih sempurna jika didukung dengan suara yang merdu dan keras. Suara yang berkualitas sudah pasti keras, tetapi suara keras belum tentu berkualitas. Jadi kualitas suara burung kicau memiliki kriteria sebagai berikut :
  • Suaranya tidak cempreng
  • Suaranya kristal (suaranya bersih)
  • Suaranya keras / tembus.
3. Penilaian Panjang Pendek Lagu
Jika suara burung berbunyi tapi pendek-pendek dengan durasi yang pendek paka penilaian  akan rendah. Yang diinginkan dalam kriteria penilaian panjang pendek adalah durasinya. Apabila burung dalam sasu sesi gantang berdurasi 10 menit maka sitidaknya burung bersurasi +- 90% dari waktu yang disediakan maka nilai positif/tinggi akan diberikan oleh juri. Kriteriannya adalah sebagai berikut:
  • berdurasi panjang, tidak putus-putus
  • tidak banya ngetem/berhenti berbunyi
  • tidak ngetem atau berulang ulang berhenti berbunyi
4. Penilaian gaya
Juri akan mengamati fisik atau penampilan setiap burung peserta lomba. Bukan sekedar penilaian fisiknya saja, tetapi penampilan saat bernyanyi ini yang menjadi nilai plus dalam lomba. Juri lebih menyukai burung yang rajin berkicau dengan posisi tetap berada di tangkringan. Ada beberapa gaya yang nmengundang perhatian juri di lomba kenari. Yaitu sebagi berikut:
  • bernyanyi dengan gaya anteng di tenggeran
  • bernyanyi dengan gaya mnggeleng-gelengkan kepala
  • bernyanyi dengan menggeser ke kanan dan kekiri
  • tidak ngruji
  • tidak turun ke tebok
Juri lebih menyukai burung yang rajin berkicau dengan posisi tetap berada di tangkringan saat berkicau.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar