Jumat, 22 April 2016

BEBERAPA KRITERIA PENILAIAN KACER DI PERLOMBAAN

 

Setiap burung pasti ada penilaian-penilaian tersendiri entah gaya,suara,Dll
Apalagi tentang si burung yang satu ini, Memang benar perkataan orang jawa dahulu,"KACER GAE JURAGANE KEPENAK,SOKO OMAH GEDEK DADI GEDHONGAN" Seperti kakak saya sendiri AAN MUHAMMAD YUSUF yang membeli kacer dari teman nya seharga 700.000,00 hanya kacer rumahan yang di coba gantangkan di latber di plupuh gemolong,ternyata bisa merebut juara 1.mengalahkan burung-burung yang dari kualitas umur,mental dan harga jauh di atasnya.Dan si kacer ini di beli temanya untuk di bawa ke KALIMANTAN dengan harga 25.000.000,00. itu sedikit cerita dari saya,dan langsung saja

Di bawah ini saya akan memberi penjelasan tentang penilaian kacer di atas gantangan:
 
1. Volume kicauan kacer
Kacer juara pastinya memiliki volume kicauan yang keras dan lantang. Setidaknya juri bisa mendengar kicauan kacer dengan jelas. Volume yang keras dan suara yang tebal menjadi nilai plus untuk kacer anda.
2. Irama dan lagu
Kacer yang bagus adalah kacer yang memiliki irama yang indah. Irama yang baik adalah suara kasar namun sangat melengking. Dan anda harus tahu bahwa suara kacer yang hanya cuit-cuit bukanlah irama yang bagus. Sedangkan lagunya, kacer yang bagus adalah kacer yang bisa membawakan lagu bervariasi/tidak monoton. Kacer yang bagus bisa membawakan lagu yang berganti-ganti. Ini sangat berkaitan dengan isian kacer anda. Anda bisa memberikan masteran/isian untuk kacer anda agar lagunya bukan itu-itu saja.
3. Power kacer
Power atau kekuatan kacer dinilai saat kacer sedang berkicau. Kacer yang bagus adalah kacer yang suaranya sangat keras saat berkicau. Namun ada juga kacer yang terlihat membuka paruh dan berkicau tetapi tidak terdengar oleh juri.
4. Kicauan yang ngerol
Kacer jawara memiliki karakter suara kicauan yang ngerol/kontinyu. Dalam lomba kacer, penilaian sangat memperhatikan kicauan kacer. Jadi siapkan kacer anda agar ngerol sebelum tampil di arena lomba.
5. Intonasi/nada
Kriteria penilaian kacer yang selanjutnya adalah apakah intonasi kacer enak didengarkan. Sebagai caontoh, intonasi yang bagus adalah dari nada rendah-sedang-tinggi. Atau tinggi-sedang-rendah. Atau bisa juga tinggi-rendah-tinggi. Intonasi yang baik pasti enak didengarkan dan akan mendapat nilai lebih dari juri.
6. Jeda yang pendek
Jeda yang pendek menjadi penilaian oleh juri. Artinya, juri akan memberikan nilai lebih pada kacer yang berganti lagu dengan jeda/istirahat yang pendek.
7. Style/gaya berkicau
Kacer yang dinilai bagus adalah kacer yang suka bergaya saat sedang berkicau. Misalnya kacer berkicau sambil ngobra, buka sayap, buka ekor, atau meliuk-liuk. Kacer yang berkicau namun tanpa gaya sedikit kurang menarik untuk juri.
8. Durasi berkicau
Dalam lomba kacer pasti ada kalanya kacer diam dulu dan tidak berkicau. Namun jika ingin mendapat nilai plus, maka kacer nada harus berkicau minimal 80% dari total waktu yang disediakan. Misalnya, panitia memberikan waktu selama 2 jam. Itu artinya kacer anda harus berkicau selama kurang lebih 1,5 jam. Semakin rajin kacer anda berkicau, semakin besar kemungkinan kacer anda menang.
9. Kondisi fisik kacer
Tak bisa dipungkiri bahwa kacer yang memiliki fisik yang sempurna adalah idaman para juri. Artinya kacer tidak cacat secara fisik. Kacer yang mendapat nilai lebih adalah kacer yang tidak cacat. Mulai dari paruh, bulu, ekor yang bagus, mata yang sehat, dan lain sebagainya.

Tetapi kita tidak perlu protes jika burung kita kalah,Alangkah baik nya jika kita mempersiapkan burung kita agar lebih baik lagi di arena perlombaan.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar